Siapa dibalik Plurk?
![]() |
| Alvin Woon, Co-founder of Plurk |
Setelah melewati satu bulan pengembangan, plurk diluncurkan pada
12 Mei 2008 oleh The A-team dengan co-foundernya yang bernama Alvin Woon. Siapa sebenernya The A-team dan apa yang membuat mereka mencetus ide pembuatan plurk
sampai sekarang masih misteri. Pada awal peluncurannya, plurk sempat menjadi
rival twitter karena keduanya sama-sama menyajikan tempat untuk mengeluarkan
pikiran user dengan batasan 140 karakter. Tapi lama-kelamaan disadari bahwa plurk berbeda dengan twitter
sehingga tidak bisa disamakan seperti pada artikel ini.
Pada
blog resminya di tahun 2010, kita ketahui bahwa CEO dari plurk adalah Danny Lin dengan bantuan Chengda dan Victor Lin
Developer. Pada Januari 2013, diumumkan bahwa kantor pusat Plurk terletak di Taipe, Taiwan.
Apa itu Plurk?
Plurk merupakan sebuah microblog dimana kita dapat membagi pemikiran, link, gambar, dan lain-lain dalam batasan
140 karakter. Semua yang kita bagi bisa direspon oleh plurker (pengguna plurk)
lainnya. Selain di comment, kita bisa juga melakukan replurk dan like. Sampai saat ini plurk sudah tersedia dalam lebih dari 20 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia. Hal ini karena Plurk memperbolehkan siapa saja untuk membantunya dalam hal men-translate bahasa yang terdapat dalam halaman Plurk.![]() |
| Tampilan Home Plurk |
![]() |
| Maca-macam qualifiers |
. Dan muncullah apa yang kita share pada timeline. Apa bedanya dengan yang lain? Plurk menyediakan yang
namanya “qualifiers” dengan pilihan warna-warni. Qualifiers ini dapat mewakili
apa isi hati kita sebenarnya sehingga mempermudah dalam membedakan jenis plurk
yang kita share. Contohnya <feels> atau <thinks>
atau <loves>.
Bentuk tampilan timeline plurk
pun menarik. Timeline berbentuk
seperti timeline dalam arti
sebenarnya. Seperti yang bisa kita lihat disamping, terdapat garis dengan keterangan waktu. Untuk
membaca plurk lama kita harus scroll ke samping bukan kebawah seperti
kebanyakan media sosial.
![]() |
| Emoticon di Plurk |
Untuk menaikkan karma, kita harus:
• Invite temen untuk pakai plurk. Teman harus sign up melalui profile kita
jika ingin karma kita bertambah.
• Nge-plurk sehari sekali hukumannya WAJIB
• Respon dari plurkers lain juga menambah karma
• Setiap update profile (picture, lokasi, ulang tahun, dll) mendapat
reward berupa karma
Sedangkan yang membuat karma turun adalah:
• Spamming plurker lain
• Lama tidak membuka plurk
• Kalau friendship request di-reject dan di-unfollowed oleh temen
Apa yang digunakan Plurk?
Plurk menggunakan teknologi AJAX (Asynchronous JavaScript and XMLHTTP). Penggunaan
teknologi ini memungkinkan plurk membuat permintaan ke server tanpa harus me-reload halaman web. Hal ini dikarenakan
hanya data yang dipertukarkan bukan keseluruhan halaman web. Karena dari itu,
akses plurk menjadi lebih cepat.
Untuk design, Plurk memakai CSS dalam design halamannya. Dimana CSS ini dapat dikembangkan oleh user sesuai keinginan masing-masing.
Untuk pembuatan aplikasi Plurk, sekarang sudah dapat menggunakan Plurk API 2.0. Versi 2.0 ini lebih berkembang dari versi 1.0, perkembangannya bisa kita ikuti Plurk API Official. Yang mau membuat aplikasi plurk, semua coding dasar bisa dipelajari pada halaman API.
Untuk pembuatan aplikasi Plurk, sekarang sudah dapat menggunakan Plurk API 2.0. Versi 2.0 ini lebih berkembang dari versi 1.0, perkembangannya bisa kita ikuti Plurk API Official. Yang mau membuat aplikasi plurk, semua coding dasar bisa dipelajari pada halaman API.
Untuk informasi personal, tidak dapat dipungkiri kalau plurk
mengoleksinya untuk kepentingan pribadi dan statistik. Tapi tenang saja, semua
informasi yang tersimpan pada server yang dilindungi dibalik firewall. Plurk juga menggunakan SSL supaya semua informasi ter-encrypt dan tidak bisa diakses
sembarang orang tanpa seizin pihak plurk.
Selain itu saya dapat membuat akun saya menjadi private sehingga hanya plurker yang sudah menjadi friend saya yang dapat melihat timeline saya. Karena itu plurk tempat yang enak untuk curhat.
Ada nggak dampak penggunaan Plurk?
Pastinya ada dari segi positif dan negatif. Tetapi yang paling saya rasakan adalah dampak positifnya.
Nge-plurk bisa
menambah banyak kenalan. Komunitas plurk Indonesia sudah diakui oleh Official Plurk
sendiri. Komunitas ini juga sudah sering melakukan pertemuan offline, sehingga
untuk yang aktif dikomunitas bisa berkenalan dengan plurker yang lain. Malah ada kenalan dari plurk yang ternyata alumni Gunadarma.
Menambah informasi. Jika kita add friend plurk berita dan beberapa brand terkemuka, kita bisa dapat infonya lewat plurk. Salah satu yang saya add adalah InfoPlurk.
Ajang bermain belajar CSS. Design theme plurk bisa kita edit sendiri sesuai kemauan kita dengan menggunakan bahasa CSS. Kalau masih belum terlalu jago CSS, kita bisa memakai bantuan tutorial dari plurk atau memakai template yang sudah ada.
Bisa diakses dimana saja. Selain bisa diakses melalui plurk.com, sudah ada
aplikasi plurk (official maupun third-party application) yang tersedia
untuk mobile gadget seperti Android,
iOS, dan WindowsPhone. Selain menggunakan aplikasi, plurk juga bisa diakses
melalu web browser gadget pada
plurk.com/m.
Karena saking cepetnya response
ter-update, kadang menjadi lupa
waktu karena terlalu asik merespons sehingga banyak kegiatan yang bisa dibilang
lebih produktif tidak terlaksana. Apalagi kalau temen plurk kita lagi online
semua, susah untuk berhenti nge-plurk.
Saya sendiri sudah memakai Plurk dari tahun 2008 dan sangat merasa nyaman. Untuk yang mau mencoba media sosial yang beda. Yuk bisa dicoba sign up lewat plurk.com.sakura181094/invite. Sampai ketemu di dunia Plurk!
Source:
Source:
http://id.wikipedia.org/wiki/Plurk
http://en.wikipedia.org/wiki/Plurk
http://en.blog.plurk.com
http://www.plurk.com/privacy
http://www.plurk.com/API
Kenalan yuk sama PLURK!
Reviewed by juwita
on
9:56 AM
Rating:
Reviewed by juwita
on
9:56 AM
Rating:






No comments: